Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi kelompok
Tipe investigasi kelompok adalah salah satu tipe pilihan pendekatan dalam pembelajaraan kooperatif. Lebih jelasnya, (Slavin, 2005:24) mengemukakan tahapan–tahapan dalam menerapkan pembelajaran kooperatif IK berikut adalah sintak atau langkah–langkah model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok ialah :
1. Tahap pengelompokan (Grouping)
Yaitu tahap mengidentifikasi topik yang akan diinvestigasi serta membentuk kelompok investigasi, dengan anggota tiap kelompok 4 sampai 5 orang.
a. Siswa mengamati sumber, memilih topik, menentukan kategori-katagori topik permasalahan.
b. Siswa bergabung pada kelompok–kelompok belajar berdasarkan topik yang mereka pilih atau menarik untuk diselidiki
c. Guru membatasi jumlah anggota masing–masing kelompok antara 4–5 orang.
2. Tahap Perencanaan (Planning)
Tahap plaining atau perencanaan tugas–tugas pembelajaran. Pada tahap ini siswa merencanakan bersama–sama tentang :
1) Apa yang mereka pelajari?
2) Bagaimana mereka belajar?
3) Siapa dan melakukan apa?
4) Untuk tujuan apa mereka menyelidiki topik tersebut?
3. Tahap Penyelidikan (Investigation)
Tahap penyelidikan yaitu tahap pelaksanaan investigasi siswa. Pada tahap ini siswa melakukan kegiatan sebagai berikut :
a. Siswa mengumpulkan informasi, menganasilis data dan membuat simpulan terkait dengan permasalahan–permasalahan yang diselidiki.
b. Masing–masing anggota kelompok memberi masukan pada setiap kegiatan kelompok
c. Siswa saling bertukar, berdiskusi, mengklarifikasi dan mempersatukan ide dan pendapat.
4. Tahap Pengorganisasian (Organizing)
Yaitu tahap persiapan laporan akhir. Pada tahap ini kegiatan siswa sebagai berikut:
a. Siswa menganalisis dan mengevaluasi informasi yang telah diperoleh pada tahap ketiga yaitu tahap penyelidikan.
b. Setiap siswa dalam kelompok merencanakan bagaimana informasi tersebut diringkas dan disajikan dalam bentuk menarik tentang proyek mereka bagai bahan untuk dipresentasikan kepada seluruh kelas.
c. Wakil kelompok membentuk sebuah komisi yang bertugas mengkoordinasi rencana–rencana presentasi.
5. Tahap Presentasi (Presenting)
Tahap presenting yaitu tahap penyajian laporan akhir. Kegiatan pembelajaran di kelas pada tahap ini adalah sebagai berikut :
a. Penyejian kelompok pada seluruh kelas dalam benntuk variasi penyajian
b. Kelompok yang tidak terlibat sebagai penyaji terlibat aktif sebagai pendengat.
c. Pendengar mengevaluasi, mengklarivikasi dan mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap topik yang disajikan.
6. Tahap Evaluasi (Evaluating)
Dalam proses evaluasi kegiatan guru dan siswa dalam pembelajaran a\dalah sebagai berikut :
a. Siswa mengabungkan masukan–masunkan dan topik pekerjaan yang mereka lakukan dan tentang pengalaman–pengalaman efektifnya.
b. Guru dan siswa mengkolaborasi, mengevaluasi tentang pebelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Penilaian hasil belajar haruslah mengevaluasi tingkat pemahaman siswa.
Tipe investigasi kelompok adalah salah satu tipe pilihan pendekatan dalam pembelajaraan kooperatif. Lebih jelasnya, (Slavin, 2005:24) mengemukakan tahapan–tahapan dalam menerapkan pembelajaran kooperatif IK berikut adalah sintak atau langkah–langkah model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok ialah :
1. Tahap pengelompokan (Grouping)
Yaitu tahap mengidentifikasi topik yang akan diinvestigasi serta membentuk kelompok investigasi, dengan anggota tiap kelompok 4 sampai 5 orang.
a. Siswa mengamati sumber, memilih topik, menentukan kategori-katagori topik permasalahan.
b. Siswa bergabung pada kelompok–kelompok belajar berdasarkan topik yang mereka pilih atau menarik untuk diselidiki
c. Guru membatasi jumlah anggota masing–masing kelompok antara 4–5 orang.
2. Tahap Perencanaan (Planning)
Tahap plaining atau perencanaan tugas–tugas pembelajaran. Pada tahap ini siswa merencanakan bersama–sama tentang :
1) Apa yang mereka pelajari?
2) Bagaimana mereka belajar?
3) Siapa dan melakukan apa?
4) Untuk tujuan apa mereka menyelidiki topik tersebut?
3. Tahap Penyelidikan (Investigation)
Tahap penyelidikan yaitu tahap pelaksanaan investigasi siswa. Pada tahap ini siswa melakukan kegiatan sebagai berikut :
a. Siswa mengumpulkan informasi, menganasilis data dan membuat simpulan terkait dengan permasalahan–permasalahan yang diselidiki.
b. Masing–masing anggota kelompok memberi masukan pada setiap kegiatan kelompok
c. Siswa saling bertukar, berdiskusi, mengklarifikasi dan mempersatukan ide dan pendapat.
4. Tahap Pengorganisasian (Organizing)
Yaitu tahap persiapan laporan akhir. Pada tahap ini kegiatan siswa sebagai berikut:
a. Siswa menganalisis dan mengevaluasi informasi yang telah diperoleh pada tahap ketiga yaitu tahap penyelidikan.
b. Setiap siswa dalam kelompok merencanakan bagaimana informasi tersebut diringkas dan disajikan dalam bentuk menarik tentang proyek mereka bagai bahan untuk dipresentasikan kepada seluruh kelas.
c. Wakil kelompok membentuk sebuah komisi yang bertugas mengkoordinasi rencana–rencana presentasi.
5. Tahap Presentasi (Presenting)
Tahap presenting yaitu tahap penyajian laporan akhir. Kegiatan pembelajaran di kelas pada tahap ini adalah sebagai berikut :
a. Penyejian kelompok pada seluruh kelas dalam benntuk variasi penyajian
b. Kelompok yang tidak terlibat sebagai penyaji terlibat aktif sebagai pendengat.
c. Pendengar mengevaluasi, mengklarivikasi dan mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap topik yang disajikan.
6. Tahap Evaluasi (Evaluating)
Dalam proses evaluasi kegiatan guru dan siswa dalam pembelajaran a\dalah sebagai berikut :
a. Siswa mengabungkan masukan–masunkan dan topik pekerjaan yang mereka lakukan dan tentang pengalaman–pengalaman efektifnya.
b. Guru dan siswa mengkolaborasi, mengevaluasi tentang pebelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Penilaian hasil belajar haruslah mengevaluasi tingkat pemahaman siswa.

0 komentar:
Posting Komentar